Menguak Jalur Perdagangan dan Pelabuhan di Asia Tenggara 1000 SM-1400 M

Hosting Unlimited Indonesia
DomaiNesia

Artikel Leong Sau Heng berjudul Collecting  Centres, Feeder Points and  Entrepots in  the  Malay Peninsula, 1000 BC – AD 1400 yang dimuat dalam buku The Southeast Asian Port and Polity, Rise and Demise dengan editor J. Kathirithamby-Wells dan Johvilliers ini berupaya melacak sejarah awal perdagangan yang berlangsung di Semenanjung Melayu, termasuk pola lalulintas perdagangan dan bandar/pelabuhan yang ada di tahun 1000 Sebelum Masehi-1400 Masehi.

Leong Sau Heng mengungkapkan bahwa studi tentang sumber-sumber sejarah asing, seperti sumber-sumber Cina, Yunani (Ptolemeus), India, dan Arab telah berkontribusi besar dalam memberi keterangan mengenai nama-nama beberapa kerajaan awal dan kebijakan perdagangan di Semenanjung.

Bukan hanya itu, dalam literatur tersebut, banyak pula informasi tentang jenis komoditas dan jaringan perdagangan yang terlibat.  Misalnya dari sumber-sumber Cina bisa diketahui nama tempat-tempat seperti Tun-sun (Tien-sun), T’ou-chu-li (Chu-Ii), P’i-tsung, Tan-tan, P’an-p’an, Lang-ya-hsiu, Ch’ih-t’u, Lhien-ch’a. Lo-yueh, Ko-lo, Ko-ku-lo dan Fo-lo-an dan Tan-ma-ling.

Baca juga: VIRAL! Babi Digantung 30 Tahun di Cina, Menjadi Makanan yang Harganya Milyaran, Mungkinkah Penyebab Virus Corona?
Baca juga: Zhirinovsky: Pandemik Virus Corona di Cina, Rekayasa AS
Baca juga: Ini Cara Jitu Mencegah Virus Corona Menyerang Tubuh
Baca juga: HPA Tenriadjeng, Ensiklopedi Sejarah Luwu dan Telur Colombus

Demikian pula dari karya pertengahan abad kedua Ptolemeus, Geografike Huphegesis, diperoleh keterangan mengenai perdagangan di Golden Khersonese (Semenanjung Melayu), seperti, Takala, Kole dan Sabara (Sabana).  (hlm. 17)

Adapun sumber-sumber India menyebutkan nama-nama seperti Takala, Kataha, Kalagam, Kidaram dan Tambralingam. Sementara epigrafi Tamil (Prasasti Tanjore 1030 A.D.) memberi informasi mengenai pusat perdagangan abad kesebelas A.D., misalnya Ilangasogam, Talaittakkolam, Madamalingam dan Kadaram.

Sumber-sumber Arab abad Kesembilan Sebelum Masehi juga memberikan banyak deskripsi menarik tentang pusat perdagangan, seperti Kalah, Qaqullah dan Tiyumah. (hlm. 17).