Siswa SMAN 21 Makassar Belajar Sejarah dari Film

Hosting Unlimited Indonesia
DomaiNesia

ARUNG.CO – Pemberian mata pelajaran sejarah di sekolah-sekolah selama ini memang lebih sering diajarkan tentang sejarah perjalanan agama-agama resmi yang diakui negara seperti Islam, Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha. Jarang ada materi sejarah yang menjelaskan tentang kekayaan dan keberagaman sekira 245 agama-agama lokal Indonesia.

Demikian disampaikan Muhammad Ferdhiyadi N., guru mata pelajaran Sejarah Indonesia, SMA Negeri 21 Makassar, saat acara nonton bareng dan diskusi film dokumenter “Atas Nama Percaya”, di Warkop 63 BTP Makassar, Sabtu 8 Februari 2020.

Diskusi film yang menghadirkan Rusdin Tompo, aktivis perlindungan anak, dan Rifal Najering, sejarawan dan pustakawan Ruang Abstrak Literasi (RAL) ini, diikuti oleh siswa-siswi kelas X IPS 2 SMA Negeri 21 Makassar.

Baca juga: VIRAL! Seorang Guru Wanita Saat Mengajar Anatomi, Wow Liat Pakaiannya
ga: Viral! Terkait Penggerebekan PSK Beredar Meme Pekerjaan Sampingan Anggota DPR RI Andre Rosiade
Baca juga: Inilah Teori yang Anda Harus Tahu Agar Paham Karakter Generasi Pasca Perang Dunia II, Utamanya Generasi Alpha
loading...

Padahal, lanjut lelaki yang dipanggil Pak Ferdy itu, agama-agama lokal punya ajaran yang begitu akrab dengan alam semesta, sehingga mereka memiliki sistem nilai untuk melestarikan dan menjaga lingkungan hidup agar tetap seimbang.

Ferdy mencontohkan, di Sulawesi Selatan, ada kepercayaan Aluk Todolo di Toraja dan kepercayaan Tolotang di Sidrap.

Menurut Ferdy, yang juga dikenal sebagai aktivis sosial itu, paling tidak para pelajar tahu bahwa Indonesia mewarisi kekayaan keberagaman agama lokal yang juga mengajarkan tentang filsafat kehidupan, tolong-menolong antarsesama manusia serta mengajarkan pentingnya hubungan yang harmonis terhadap alam semesta.

Hosting Unlimited Indonesia