Andi Narogong Sebut Setnov Instruksikan Beri Uang ke Anggota DPR

MAKASSAR, ARUNG – Terpidana kasus korupsi e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong membatantah menyuruh keponakan Setya Novanto (Setnov) memberikan dana bancakan proyek ke sejumlah anggota DPR, tetapi itu dilakukan oleh Setya Novanto.

Hal tersebut diungkapkan Andi Narogong saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara korupsi KTP-el dengan terdakwa Irvanto dan Made Oka Masagung. Ia juga mengaku tak menyiapkan uang untuk para anggota dewan.

“Saya enggak pernah perintah Pak Irvan. Yang saya tahu, Pak Irvanto itu disuruh-suruh sama Pak Novanto, bukan sama saya,” ucap Andi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 25 September 2018.

Andi mengaku tidak mengenal sejumlah nama anggota DPR yang diberi uang oleh Irvan. Ia berpendapat, Irvanto menduga seluruh uang dari proyek KTP-el berasal dari kantongnya.
Padahal, menurut Andi, dalam proyek senilai Rp5,9 triliun itu, dirinya hanya mengeluarkan dana sebesar US$2,3 juta. Uang itu ia serahkan kepada pejabat Kementerian Dalam Negeri, bukan anggota dewan.

Baca Juga : Tersinggung, Nasdem Somasi Rizal Ramli
Baca Juga : Adian Napitupulu Bandingkan Gerakan Politik Aktivis 98 dan Aktivis 2018

“Mungkin dikira (oleh Irvanto), uang konsorsium itu uang saya, tapi bukan. Uang saya diserahkan ke Pak Irman dan Sugiharto,” ucap Andi Narogong, dilansir Medcom.id.

Dalam persidangan sebelumnya, Irvanto mengaku pernah menyerahkan uang ke enam orang anggota DPR. Antara lain, Melchias Markus Mekeng dan Markus Nari masing-masing 1 juta dolar Singapura, kemudian kepada Chairuman Harahap dan Agun Gunandjar masing-masing 1,5 juta dolar AS.

Tidak hanya itu, kata Andi Narogong, Irvanto juga menyerahkan uang kepada Ade Komaruddin sebanyak 700 ribu dolar AS. Terakhir, mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera itu juga menyerahkan uang kepada Jafar Hafsah dan Nurhayati Ali Assegaf yang masing-masing mendapat 100 ribu dolar AS. (re).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *