Lihat Video Latihan dan Kekajaman ISIS! Pilih Lindungi 267 Juta Penduduk Pemerintah Pertimbangkan Pulangkan Anak-Anak Eks ISIS

Hosting Unlimited Indonesia
DomaiNesia

ARUNG.CO – Di beberapa group whatsup beredar kembali video yang merekam berbagai aktivitas yang diduga dilakukan orang-orang ISIS. Dalam salah satu video ini merekam aktivitas anak-anak yang dilatih menembak dengan menggunakan senjata, baik jenis pistol maupun senjata laras panjang. Dan di akhir video mereka bersama-sama membakar paspor.

Beredarnya video ini diduga akibat ramainya kasak-kusuk mengenai rencana kepulangan eks ISIS yang dulu merupakan Warga Negara Indonesia. Berbagai polemik pun terus berkembang. Ada yang mendukung kepulangan mereka, namun banyak pula yang tidak mendukung.

Setiap mereka memiliki argumentasi. Mereka yang mendukung kepulangan eks WNI melihat dari sisi kemanusiaan. Sedangkan yang tidak mendukung kepulangan mereka, takut akan teror yang mungkin saja mereka tebar saat pulang ke Indonesia.

loading...

Akan tetapi, saat ini pemerintah telah mengambil keputusan untuk tidak memulangkan eks WNI yang juga eks ISIS ataupun yan terlibat jaringan teroris lainnya yang ada di luar negeri.

Baca juga: HPA Tenriadjeng, Ensiklopedi Sejarah Luwu dan Telur Colombus
Baca juga: Membebaskan Indonesia dari Historiografi Kolonial
Baca juga: Mau Membuat Website dengan Mudah dan Super Murah? Ini Solusinya
Baca juga: VIRAL! Seorang Guru Wanita Saat Mengajar Anatomi, Wow Liat Pakaiannya
Baca juga: VIRAL! Babi Digantung 30 Tahun di Cina, Menjadi Makanan yang Harganya Milyaran, Mungkinkah Penyebab Virus Corona?
Baca juga: Viral! Zhirinovsky: Pandemik Virus Corona di Cina, Rekayasa AS

Apa yang diputuskan ini, menurut Mahfud MD, diambil berdasarkan keputusan rapat dengan Presiden Jokowi yang dilaksanakan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).

“Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Tidak akan memulangkan FTF (foreign terrorist fighter) ke Indonesia,” tegas Mahfud yang juga Menko Polhukam.

Mahfud menambahkan ada sekitar 689 WNI yang merupakan FTF (foreign terrorist fighter) yang diperkirakan kini berada di Suriah dan Turki.

Hosting Unlimited Indonesia