Misteri Angka 2 dalam Pilkada 2018 dari Berbagai Pandangan Dunia

Hosting Unlimited Indonesia
DomaiNesia

MAKASSAR, ARUNG – Hari ini sesuai jadwal, KPU di seluruh Indonesia telah melakukan Pengundian, Penarikan dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan bertarung pada Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang. Acara ini digelar,KPU di 171 daerah yang akan melaksanakan Pilkada, Selasa (13/2).

Lantas, bagaimana misteri angka-angka yang setiap pasangan calon dapatkan menurut beberapa pandangan dunia?

Angka 2

Die Zwei ist Zweifel, Zwist, ist Zwietracht, Zwiespalt, Zwitter, Zwitter
Die Zwei is Zwillingfrucht am Zweige, sub and bitter
(Dua adalah keraguan, perpecahan, perselisihan, pertikaian, wadam,
Dua adalah buah kembar di ranting, manis dan pahit.)

Baca juga:Jelang Hari Jadi dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu, Idwar Terbitkan Tiga Buku Tentang Luwu
loading...

Ruckert merangkai kata-kata cerdas ini dalam epos didaktiknya, The Wisdom of the Brahim, untuk menunjukkan banyaknya karakteristik negatif yang dimiliki oleh angka 2. Dalam tradisi-tradisi keagamaan, 2 berarti perpecahan, terbelahnya Keesaan suci yang absolut, dan karenanya merupakan bilangan yang menyangkut dunia makhluk: “makhluk itu dengan sendirinya berwatak ganda” sebagaimana kata Valentin pada abad ke-16.

Dalam setiap aspek kehidupan, kita melihat kuatnya peran dikotomi, dyad (sepasang unit yang dianggap satu-penerj.), dan struktur ganda. Sekalipun demikian, ketiganya tidak mesti mengacu pada perselisihan yang sepenuhnya bersifat negatif. Setiap kemungkinan percakapan, yakni menyapa seseorang dengan selain dirinya, mengandung ketegangan antara Aku dan Engkau, sebuah ketegangan yang bisa membuahkan manfaat juga petaka. Garis, sebagai ungkapan geometris bilangan 2, memisahkan sekaligus menyatukan.

Baca juga: Jokowi Serahkan 3.850 Sertifikat di Takalar
Baca juga: Jokowi Dikerubuti Warga Gowa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hosting Unlimited Indonesia