Ini Artis Yang Terlibat Prostitusi Online

SURABAYA, ARUNG – Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan, membeberkan sejumlah inisial artis yang diduga terlibat prostitusi online. Polisi akan memanggil beberapa orang dari inisial itu.

“Kami akan memanggil oknum artis dan model dan akan diperiksa untuk membantu penyidikan terhadap tersangka empat mucikari prostitusi artis. Kemarin sudah enam yang panggil,” kata Luki dilansir Liputan6.com.

Sebelumnya, Luki mengatakan ada 45 artis yang diduga terlibat praktik prostitusi online ini. Kini, Luki menyebut 21 inisial artis yang diduga terlibat. Mereka adalah BJ, M, AM, UY, PP, TA, SN, WA, RP, M, EFD, AF, G, N, O, V, NZ, T, AKS, B, WH.

Sejumlah inisial lain sebelumnya juga telah diungkap oleh Polda Jawa Timur. Mereka adalah FA, BS, FG, AC, EP, TP, dan RF. Selain itu, ada pula VA dan AV. ” Ini akan kami panggil secara berurutan, kami perintahkan segera sehingga nanti kami beralih kepada kasus yang lain,” ucap Luki.

Sebelumnya, polisi menemukan jejak transaksi prostitusi yang dilakukan oleh artis VA. Berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi dan alat bukti, VA diketahui telah melakukan 15 kali transaksi terkait praktik prostitusi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Ahmad Yusep Gunawan, mengatakan, wanita yang digerebek di sebuah hotel mewah itu telah dua kali menerima order di Singapura, enam kali di Jakarta, dan sekali di Surabaya.

“Jadi sudah terbuka sembilan kali order dari 15 kali order,” ujar Ahmad Yusep Gunawan, dikutip dari Tribarata News Polda Jatim, Selasa (15/1/2019).

Baca Juga : Kiki Syahnakri : Penembak di Papua Separatis
Baca Juga : Debat Capres Bukan Reality Show

Menurut Yusep, data transaksi ini diketahui berdasarkan pembuktian rekam jejak digital sinkronisasi percakapan VA dan dua muncikari, ES dan T.

Selama sembilan kali menerima pesanan untuk melayani pria hidung belang, VA dibantu enam muncikari. Tetapi, polisi baru menangkap dua muncikari.

Sementara itu, polisi menyebut tarif yang dipatok untuk mendapat VA sebesar Rp 80 juta. Angka itu tak berubah meski VA melayani dua pria di Negeri Singa.

“Data digital forensik sinkronisasi alibi fokus dari VA, mucikari ES dan mucikari T melalui chatting, rekening keuangan dan tempat, VA dua kali menerima order di Singapura,” ucap dia.
Polisi juga menyebut, dari rekening VA ke rekening mucikari S, terdapat 8 kali transaksi pengiriman uang.

Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan, menyebut kasus prostitusi artis ini semakin seru. Dia akan terus memantau perkembangan penyidikan kasus yang menyeret sejumlah perempuan yang berprofesi sebagai model dan artis ini.

“Semakin seru saja kasus yang satu ini (prostitusi online yang melibatkan artis). Yang jelas perkembangan kasus ini tetap kami pantau,” kata Luki. (re)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *