Inilah Beberapa Versi Penamaan Palopo

PALOPO, ARUNG – Hari ini tanggal 2 Juli 2019 diperingati sebagai Hari Jadi Kota Palopo ke 17. Penetapan tanggal ini disesuaikan dengan di tanda tanganinya prasasti pengakuan atas daerah otonom Kota Palopo oleh Bapak Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia , berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Palopo dan Kabupaten Mamasa Provinsii Sulawesi Selatan.

Usia yang masih muda ini tentunya menjadi tantangan bagi pemerintah Kota Palopo untuk terus berbenah. Kota Palopo, yang dahulunya disebut Kota Administratip (Kotip ) Palopo, merupakan Ibu Kota Kabupaten Luwu yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah ( PP ) Nomor Tahun 42 Tahun 1986.

Baca juga: Sayembara Cerita Anak Dewan Kesenian Jakarta 2019
Baca juga: Beasiswa 5000 Doktor Dalam Negeri 2019
Baca juga: 25.000 Beasiswa Digital Talent 2019

Seiring dengan perkembangan zaman, tatkala gaung reformasi bergulir dan melahirkan UU No. 22 Tahun 1999 dan PP 129 Tahun 2000, telah membuka peluang bagi Kota Administratif di Seluruh Indonesia yang telah memenuhi sejumlah persyaratan untuk dapat ditingkatkan statusnya menjadi sebuah daerah otonom.

Beberapa Versi Penamaan Kota Palopo

Asal mula penamaan “Palopo” sampai saat ini masih belum dapat dipastikan betul berasal dari mana. Namun demikian, ada beberapa pendapat yang menyebutkan asal mulanya, sehingga daerah yang dulunya masih berupa hutan belantara ini dinamakan Palopo.

Dikutip dari buku Sejarah DPRD Kota Palopo yang ditulis oleh Idwar Anwar, terdapat beberapa versi yang dikemukakan penulis mengenai pengertian kata “Palopo”. Berikut kutipan buku tersebut dari halaman 40-48 dalam buku tersebut;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *