Muslimin: BPNB Sulsel Harus Menjadi Pusat Database

Hosting Unlimited Indonesia
DomaiNesia

MAKASSAR, ARUNG – Workshop Metodologi Penelitian yang dilaksakan Balai Pelestarian Nilai-nilai Budaya (BPNB) Makassar hari ini (30/1) merupakan bagian dari kegiatan rutin bagi peneliti di BPNB Sulsel. Acara yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta, Makassar ini menghadirkan beberapa pemateri, termasuk.Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof. Erwisa Erman, Ph.D.

Workshop yang dibuka Kasubag TU BPNB Sulsel, Dr. Muslimin AR. Effendy ini mengangkat tema, Meningkatkan Kompetensi dan Kinerja Peneliti BPNB Sulsel untuk Mewujudkan ASN yang Profesional dan Kompetitif.

Dalam sambutannya, Muslimin mengatakan acara workshop dilakukan sebagai upaya untuk menyegarkan kembali pemahaman para peneliti dalam hal penelitian, khususnya mengenai metodologi termasuk pada hal-hal dasar seperti prosedur penelitian dan etika, dll.

Baca juga: Drs. Faisal, M.Si Paparkan 5 Program Besar BPNB, Ini Programnya
loading...

“Ini sangat penting bagi seorang peneliti. Hal-hal dasar kadang memang terlukan. Bahkan prosedur penelitian kadang tidak begitu diperhatikan oleh peneliti,” sebut Muslimin.

Hal lain yang diungkapkannya, bahwa sebagai balai yang menangani mengenai pelestarian nilai budaya, BPNB seharusnya memiliki database yang baik. Pentingnya database ini sebab dapat menjadi sumber data  bagi para peneliti BPNB sebelum melakukan penelitian.

“Ini merupakan hal yang penting untuk segera diwujudkan. Sejak berdirinya, balai ini sudah menghasilkan sekitar 1200-an. Namun semua itu masih belum dibuatkan database. Bahkan seharusnya BPNB ini dapat menjadi pusat database. Database ini sangat diperlukan, selain sebagai sumber data, juga untuk menghindari, paling tidak mengurangi terjadinya duplikasi hasil penelitian,” ungkapnya.

 

Baca juga: Dua Tahun Jadi Walikota Palopo, Harta Judas Amir Naik 500%

Muslimin juga menambahkan, selain database, hal lain yang sekaitan dengan database adalah perlunya abstraksi bagi setiap hasil penelitian.

“Ini sangat berkaitan dengan proses pembuatan database. Sehingga perlu adanya abstrasi pada setiap hasil penelitian. Tentu akan berbeda antara peneliti yang menuliskan hasil penelitiannya dan membuatkan abstrak dengan orang lain membuat ringkasan dari hasil penelitian.”

Dalam workshop yang akan berlangsung dari pukul 08.00 – 15.00 Wita ini, akan menampilkan beberapa pemateri yakni Prof. Ilmi Idrus, Ph.D, Prof. Dr. Pawennari Hijjang, MA, Dr. Suriadi Mappangara, M.Si, Dr. bambang Sulistyo, M.Si, Prof. Erwisa Erman, Ph.D dan Dr. Munira Hasim, M.Hum. (ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hosting Unlimited Indonesia